Wikia

LyricWiki

Ebiet G. Ade:Berita Kepada Kawan Lyrics

Talk3
1,837,971pages on
this wiki
Revision as of 13:01, November 9, 2011 by Lwt (Talk | contribs)

(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)
Ebiet G. Ade
StarIconBronze
This song is performed by Ebiet G. Ade and appears on the album Camellia II (1979).

1979 versionEdit

Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan
Sayang, engkau tak duduk di sampingku, kawan
Banyak cerita yang mestinya kau saksikan
di tanah kering berbatuan

ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho

Tubuhku terguncang di hempas batu jalanan
Hati tergetar menampak kering rerumputan
Perjalanan ini pun seperti jadi saksi
gembala kecil menangis sedih ho ho ho ho

Kawan coba dengar apa jawabnya
ketika ia kutanya "Mengapa?"
Bapak ibunya telah lama mati
ditelan bencana tanah ini

Sesampainya di laut kukabarkan semuanya
kepada karang, kepada ombak, kepada matahari
tetapi semua diam, tetapi semua bisu
Tinggal aku sendiri terpaku menatap langit

Barangkali di sana ada jawabnya
mengapa di tanahku terjadi bencana
Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita
yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa
atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang

ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho
ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho

Kawan coba dengar apa jawabnya
ketika ia ku tanya "Mengapa?"
Bapak ibunya telah lama mati
ditelan bencana tanah ini

Sesampainya di laut kukabarkan semuanya
kepada karang, kepada ombak, kepada matahari
tetapi semua diam, tetapi semua bisu
Tinggal aku sendiri terpaku menatap langit

Barangkali di sana ada jawabnya
mengapa di tanahku terjadi bencana
Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita
yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa
atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang

ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho
ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho

1995 version (with M. Nasir)Edit

Ebiet:
Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan
Sayang, engkau tak duduk di sampingku, kawan
Banyak cerita yang mestinya kau saksikan
di tanah kering berbatuan

Ebiet and Nasir:
ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho ho

Nasir:
Tubuhku terguncang di hempas batu jalanan
Hati tergetar menampak kering rerumputan
Perjalanan ini seperti jadi saksi (Ebiet:ho)
gembala kecil menangis sedih (Ebiet and Nasir:ho ho ho ho)

Ebiet:
Kawan coba dengar apa jawabnya
ketika ia kutanya "Mengapa?"
Bapak ibunya telah lama mati
ditelan bencana tanah ini

Ebiet and Nasir:
Sesampainya di laut kukabarkan semuanya
kepada karang, kepada ombak, kepada matahari
tetapi semua diam, tetapi semua bisu
Tinggal aku sendiri terpaku menatap langit

Ebiet:
Barangkali di sana ada jawabnya (Nasir:ho...)
mengapa di tanahku terjadi bencana
Ebiet and Nasir:
Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita
yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa
atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang

Ebiet:ho ho ho
Nasir:ho ho ho ho
Ebiet:ho ho ho ho
Nasir:ho ho ho ho
Ebiet and Nasir:
ho ho ho ho ho ho ho
ho ho ho ho ho ho ho
ho ho ho ho ho ho ho

Ebiet:
Kawan coba dengar apa jawabnya (Nasir:ho...)
ketika ia ku tanya "Mengapa?"
ayah ibunya telah lama mati
ditelan bencana tanah ini

Ebiet and Nasir:
Sesampainya di laut kukabarkan semuanya
kepada karang, kepada ombak, kepada matahari
tetapi semua diam, tetapi semua bisu
Tinggal aku sendiri terpaku menatap langit

Ebiet:
Barangkali di sana ada jawabnya
mengapa di tanahku terjadi bencana
Ebiet and Nasir:
Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita
yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa
atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang

Ebiet and Nasir:ho ho ho
Ebiet:ho ho ho ho
Ebiet and Nasir:ho ho ho
Ebiet:
ho ho ho ho (Nasir:ho...) ho ho ho (Nasir:ho...)
ho ho ho ho ho ho ho
Ebiet and Nasir:ho ho ho ho

Around Wikia's network

Random Wiki